Atasi Stress ala April

atasi stress ala april

“Duh, cucian dan setrikaan segunung, belum lagi ntar ada Arisan”
“Duh, rumah berantakan, belum masak, banyak tugas online pula.” atau 
“Duh, badan rasanya remuk, pekerjaan domestik numpuk, suami nggak mau bantuin pula.” dan sebagainya. 

Pernahkah mengalami hal seperti di atas wahai emak-emak di luar sana? Toss dulu yak, berarti kita senasib, Mak! 

Tapi tenang, di sini aku akan coba berbagi tips buat mengatasi rasa itu. Kalian pasti sudah bisa menebak kan, rasa apakah itu? Yak, betul. Itu yang dinamakan Stress.
 

Pengertian Stress

Apa itu Stress? Seperti yang sudah aku posting beberapa minggu yang lalu, bahwa Stress adalah suatu kondisi ketegangan yang memengaruhi emosi, fisik, psikis maupun mental seseorang. 

apa itu stress
Gejala stress ini memengaruhi kesehatan fisik dan kesehatan mental, sehingga seseorang merasa, tertekan, nervous dan kekhawatiran kronis serta menunjukkan sikap mudah marah dan tidak kooperatif.

Stress biasanya dipengaruhi faktor Eksternal maupun Internal yang disebut sebagai Stressor. Ketika kita mengalami Stress, kondisi tersebut merupakan respons biologis alami tubuh saat menghadapi situasi tertekan atau berbagai jenis Stressor.

Dengan memahami berbagai jenis Stressor, maka kita akan dapat mengidentifikasi penyebabnya. 

Macam-macam Stress

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Stressor dalam kehidupan manusia terbagi menjadi tiga, yaitu:

macam-macam stress

1. Stressor Fisik (Jasmaniah)

Penyebab Stress ini dapat berupa rasa nyeri, kelelahan fisik, maupun jenis penyakit yang menyebabkan Anda merasa tertekan dan mengalami Stress.

2. Stressor Psikologi

Penyebab Stress ini dapat berupa patah hati, konflik, dendam, iri hati, maupun berbagai jenis konflik batin lainnya.

3. Stressor Sosial Budaya

Yang masuk kategori/penyebab Stressor Sosial Budaya ini meliputi, pensiun, PHK, menganggur, perceraian, dan sejumlah kondisi eksternal yang dapat menyebabkan 
seseorang mengalami Stress.

Apa Gejalanya?

Ada berbagai gejala yang timbul akibat Stress ini, misalnya; 
  • Frustasi dan Emosi, 
  • Gangguan kesehatan, seperti Jantung berdebar, sakit Kepala/Perut, Eksim, badan pegal-pegal dan sebagainya,
  • Sulit memusatkan Pikiran,
  • Gangguan kesehatan Jiwa, seperti pelupa, sulit tidur, tidak mempunyai selera makan atau sebaliknya, Cemas, menarik diri, dan sebagainya.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Stress yang sering aku alami termasuk jenis Stress Fisik (Nomor 1). Misalnya saja banyaknya tugas (kelas online) yang harus selesai dalam waktu dekat, pekerjaan domestik belum beres, rumah berantakan, ditambah pula manajemen waktu yang sejujurnya sampai sekarang masih amburadul.

Nah, biasanya gejala-gejala yang aku alami seperti migrain, badan pegal-pegal, sensitif (mudah baper) dan rasanya pengin uring-uringan. Nah, kalau sudah tahu tanda-tandanya seperti itu, biasanya aku langsung ambil tindakan, biar ‘Pelurunya’ nggak keluar. Sayang sekali kalau Peluru sudah lepas kendali, suami dan anak menjadi sasaran. 

tips atasi stress


Berikut adalah caraku mengatasinya;

1. Olahraga

Pasti semuanya sudah tahu kan ya, kalau olahraga itu salah satu aktivitas yang dapat mengurangi Stress. Karena pada saat Olahraga, tubuh kita mengeluarkan hormon bahagia yang disebut Hormon Endorfin.

Nggak perlu Olahraga berat kok, cukup jalan kaki di pagi hari selama sejam, misalnya. 

Di sini aku memang sengaja memilih Olahraga di luar ya, bukan di dalam rumah/ruangan. Kenapa di luar? Dengan di luar, kita bisa sambil menghirup udara segar, menikmati ciptaan Allah dengan melihat Awan, tanaman, Burung yang berada di sekitar kita. Dan tubuh pun mendapatkan asupan Vitamin D yang baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Sehingga pikiran pun menjadi rileks, membuat otot tubuh aktif bekerja sehingga melancarkan peredaran darah.

Jika stress tidak bisa dikelola dengan baik, akan menjadi penyakit. Pastinya kita semua nggak mau dong? Masih muda penyakitan, gara-gara Stress.

2. Melakukan hal-hal yang Aku sukai

Banyak orang beralasan tidak punya waktu atau tenaga untuk melakukan hobinya. Padahal, orang yang sedang Stress itu membutuhkan lebih banyak melakukan aktivitas yang dia sukai (Hobi) untuk meredakan rasa Stress tersebut. 

Tahu nggak, beberapa penelitian menyebutkan bahwa hobi ini diyakini bisa meningkatkan hormon bahagia. Inilah pentingnya hobi dalam mengelola stres.

Nah, untukku sendiri misalnya saja menulis, meskipun ini sebenarnya salah satu penyebabnya, haha...lah kok? Iyaa, aku sekarang kan lagi ikutan One Day One Post, setiap hari posting satu tulisan bo! Kebayang kan? Kadang ada satu waktu yang membuat pikiranku stuck, belum nemu ide mau nulis apa. Nah ini yang bikin Stres itu, haha...

Ok, kita lanjut ya...

Selain menulis, akupun juga suka mendesain dan menyanyi. Untuk menulis dan mendesain ini sudah pernah kubahas ya. Sedangkan untuk bernyanyi ini yang sebenarnya hobi sejak dulu sih waktu masih kecil, namun hingga sekarang pun sering kulakukan sih.

Dulu kalau ditanya "Apa sih Hobi mu?" Aku pasti jawab "menyanyi", he he..

Namun seiring berjalannya waktu, dan bertambahnya usia, maka sekarang kalau ditanya "Apa Hobi mu?" ya jawabannya "Menulis dan Mendesain" karena memang ternyata kekuatanku sesungguhnya ada pada dua ketrampilan tersebut, ini baru terdeteksi setelah aku mengikuti Tallent Mapping Assessment setahun yang lalu. 

3. Mendengarkan Musik Nostalgia (era 1990-2000 an)

Masih berhubungan dengan musik nih. Di saat aku mendengarkan musik di era saat itu, entah mengapa aku merasa sangat rileks sekali, serasa bernostalgia lagi.

Tapi memang bener banget sih, jadi teringat masa SMA, Kuliah dan juga terkadang teringat kenangan dengan sang mantan, eh, ha ha…

4. Cukup Istirahat (Tidur)

Ah, yang ini pastinya sudah tahu semuanya kan? Masih ingat kata Bang Rhoma kan? “Begadang jangan Begadang...Kalau tiada artinya...” coba diterusin sendiri yah! Hehe…

Tidur adalah mekanisme tubuh untuk memulihkan diri dan mengembalikan cadangan energi. Jika kita kurang tidur, maka tubuh akan menggunakan Stress untuk menjaga agar kita tetap aktif dan terjaga tanpa adanya cadangan energi. Nah, bisa kebayang kan betapa kerja keras tubuh kita? 

Tidur sesuai dengan kebutuhan tubuh, maka tingkat Stress akan berkurang cepat.

5. Minum Kopi/Teh

Ada sebuah Artikel Kesehatan yang menyatakan bahwa dengan minum Kopi bukannya meredakan Stress, melainkan memperparah Stress. Kalau ini bergantung reaksi tubuh masing-masing orang terhadap penerimaan senyawa tertentu ya, dan mungkin juga dosisnya.

Maksudnya? Ya kalau aku sendiri minum pas butuh banget dan itu pun cukup secangkir dalam sehari. Biasanya juga lumayan mendingan sih.

Dan tidak dipungkiri, bahwa efek Kafein dalam Kopi/Teh membuat kita lebih bersemangat dan berenergi. 

Hayooo, betul apa betul banget? Para pecinta Kopi pastinya akan menjawab "betul banget!!!"

Tapi ingat, jangan kelebihan ya, cukup diminum ketika kita bener-bener sedang Stress. Kenapa? Ya ntar kalau berlebihan, jadi kecanduan dong dan ini bahayanya.

6. Mandi Air Hangat

Mandi air hangat dapat menjadikan tubuh terasa lebih rileks dan membuat suasana hati menjadi tenang. Hal ini dikarenakan air hangat dapat membantu merangsang Otak dalam memproduksi hormon Oksitosin yang berfungsi melawan hormon Kortisol (hormon penyebab Stress). Lebih bagus lagi jika pakai Sabun Aromatherapy.

7. Berdoa

Tak akan ada yang bisa mengalahkan kekuatan sebuah Doa. Sholat malam sambil berdoa, memohon kepada Allah agar semua urusan diberi kelancaran dan diberi kemudahan, sehingga semua yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab kita berjalan seirama.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”.

Dan, bye bye Stress…
Itulah beberapa cara yang biasanya aku lakukan ketika Stress melanda (apalagi saat PMS). Aku yakin masing-masing orang pasti mempunyai cara tersendiri. Namun tak ada salahnya saling berbagi kan? Semoga bermanfaat ya…

Referensi:
Seminar Fajriati M Badrudin, S.Psi, Psikolog
p2ptm.kemkes.go.id
hellosehat.com
alodokter.com
April Hatni
Saya adalah seorang ibu dari dua anak dan sekarang domisili di Qatar. Saya sangat tertarik dengan Design, Parenting dan Psikologi.

Related Posts

8 komentar

  1. kalau saya stress larinya ke makanan :)

    BalasHapus
  2. Selalu suka sih sama tulisan mba Apri iniii...The best 👍

    BalasHapus
  3. Berdo'a dan tidur adalah mantap...... Untuk menghilangkan pusying hehe..... tidur is mantul, yang penting nggk kebanyakan:D

    BalasHapus
  4. Senang sekali lihat blog mbak april bisa macam2 terutama ttg psikologi ... keren dech

    BalasHapus
  5. no 7 mengingatkan diri, apakah sudah kyusu dalam berdoa? hehehe

    BalasHapus
  6. kalau aku stress kudu main, haha

    BalasHapus
  7. stress tuh susah kalo udah sampe psikosomatis. jadi harus cepet2 di reduce sebelum psikosomatis, artikel ini manfaat banget buat bikin stressnya ke-reduce sebelum sampe psikosomatis...

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih bagi yang sudah berkunjung dan meninggalkan komentar.

Salam Hangat, April Hatni

Subscribe Our Newsletter