Selebrasi Mentorship Program Healthy Lifestyle

selebrasi mentorship program healthy lifestyle

Ceritaku Sepuluh tahun yang lalu

Menikah dan mempunyai anak adalah impian semua wanita, tak terkecuali aku. Setelah menikah aku pun merasa kebahagiaanku bertambah. Terlebih setelah memiliki anak, rasanya hidup ini sudah semakin lengkap. Namun di sisi lain, ada pula yang berubah yaitu bentuk tubuhku, karena mungkin merasa semakin bahagia, sehingga makan pun tak terkendali. Akibatnya semakin hari tubuhku semakin melar dan berat badan pun mengkhawatirkan. 

Pola makan tak sehat serta banyak ngemil di waktu senggang, mengakibatkan berat badan naik drastis dan aku pun mulai merasakan keluhan di persendian. Tidak hanya itu saja, perubahan yang terjadi pada tubuhku membuat mata suami pun tak nyaman. Dan suami sempat beberapa kali komplain mengenai perubahan pada tubuhku. Menyedihkan sekali, bukan? 

Dan akhirnya, secara perlahan aku pun belajar tentang pola hidup sehat yang benar. Beberapa macam diet pun aku coba, tapi hasilnya nihil. Aku belum berhasil total, berat badan masih yoyo dan sempat stuck. Apa lantas aku langsung menyerah begitu saja? tentu tidak. Aku terus berusaha mempelajari beberapa ilmu dan cara diet yang sehat selama setahun. Alhamdulillah, pada akhirnya aku menemukan formula yang cocok untuk tubuhku. 

Secara perlahan berat badanku turun, keluhan persendian sudah hilang, merasa lebih fresh dan pastinya sudah jarang sakit. Yang biasanya dulu setiap tahun berkunjung ke klinik. Ya meskipun cuma sakit demam dan flu, namun bagi seorang ibu rumah tangga sepertiku tanpa ART terasa semakin berat. Karena jika aku sakit, seluruh pekerjaan rumah bakalan terbengkalai.

Memilih program Healthy Lifestyle untuk mentoring di Bunda Cekatan

Pola hidup sehat diidentikkan dengan diet, memang tidak dipungkiri bahwa orientasi dari pola hidup sehat adalah memiliki badan yang sehat dan tentunya bonusnya langsing. Metode diet tertentu belum tentu cocok jika diterapkan ke semua orang. Oleh karenanya, perlunya kita memahami tubuh kita sendiri, pelajari apa yang dimau oleh tubuh kita adalah hal yang sangat penting ketika kita menjalani pola hidup sehat dengan mengharap bonus langsing. (baca: diet)

healthy lifestyle program

Di kelas Bunda Cekatan, Ibu Profesional ada salah satu program mentorship di tahapan terakhir/tahap kupu-kupu. Pada tahapan ini, semua mahasiswa bisa mendaftarkan diri sebagai mentor dan mentee. Mentor mempunyai beberapa mentee (maksimal 5) dan akan menjadi teman belajar dari mentee. Lantas bagaimana dengan mentee? apakah bisa mempunyai beberapa mentor? Oh, tentu tidak. Mentee hanya memiliki satu mentor dalam satu bidang yang ingin dipelajari oleh mentee tersebut.

Dengan niat bismillah dan semata hanya ingin berbagi ilmu, siapa tau bisa menolong teman-teman yang membutuhkan. Akhirnya saya beranikan diri untuk mendaftar sebagai mentor di bidang Healthy Lifestyle (pola hidup sehat). Kenapa sih memilih program tersebut, meskipun aku bukan seorang dokter maupun ahli gizi? Ya, karena aku sudah berpengalaman menjalani Healthy Lifestyle ini selama 10 tahun lebih. Dan aku pun mendapatkan bonus langsing seperti yang aku harapkan di awal menjalankan program. 

Alhamdulillah aku pun mendapatkan respon positif dari teman-teman sekelas, terbukti ada 5 orang yang menghubungiku untuk dijadikan mentee ku. Tetapi dengan segala pertimbangan, akhirnya aku pun mencukupkan untuk mendampingi 3 mentee saja. Alasannya supaya terhandle, karena aku pun juga sebagai mentee yang harus belajar di bidang lainnya. Dan alhamdulillah mereka bertiga bertahan hingga program mentorship berakhir. 

Selebrasi sederhana ala kami bisa dilihat pada link berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=eeLtmigdREw

April Hatni
Saya adalah seorang ibu dari dua anak dan sekarang domisili di Qatar. Saya sangat tertarik dengan Design, Parenting dan Psikologi.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter