Saat Anak mendapatkan Menstruasi pertama, bagaimanakah sikap kita?

sikap orang tua saat anak mendapatkan haid yang pertama

Kapan menstruasi pertama terjadi?
Menarche atau menstruasi pertama normalnya terjadi pada usia 11-14 tahun. Namun, Menarche bisa terjadi lebih awal, yaitu pada usia 9 tahun, atau juga dapat terjadi lebih lambat, yaitu pada usia 15 tahun atau lebih.

Perubahan apa yang terjadi pada tubuh?
Perubahan yang umumnya terjadi sebelum Menarche adalah perubahan pada payudara, rambut pubis, rambut ketiak, dan juga perubahan pada tinggi badan anak perempuan. Perubahan pada tubuh anak perempuan dan terjadinya Menarche merupakan awal transisi dari anak-anak menuju remaja.

Menstruasi pertama pada Prista
Ramadhan di hari ke-5 kemarin dan kebetulan saat itu  libur sekolah, Prista mendapatkan Haid pertamanya diusianya 10.5 tahun. Padahal hari itu niat berpuasa, karena malam hari sudah Sahur. Pagi menjelang siang, ia memberitahukanku kalau sedang Haid. Segera ku-check, ah untung belum sampai banyak darah yang keluar, jadi tak sampai tembus. Ia sebelumnya sudah tahu tentang ini (Haid pada Wanita), karena pernah melihatku saat ganti Pembalut di Kamar Mandi, jadi reaksinya begitu melihat darah keluar Vagina, biasa saja, enggak panik maupun ketakutan.
Sambil menyiapkan Pembalut untuknya, langsung saja aku pun menyuruhnya masuk ke Kamar Mandi untuk membersihkan area yang terkena darah Haid tadi dan mengganti celana yang sudah dikenakan Pembalut.

Tahapan saat pendampingan
Apa saja yang perlu saya persiapkan dan ajarkan padanya waktu itu? 1. Menjelaskan bagaimana cara mengenakan Pembalut Mengajarkan cara mengenakan/merekatkan Pembalut ke Celana Dalam (sebelah mana untuk bagian atas dan bawah)
2. Bagaimana cara membuang Pembalut
Mengajarkannya untuk membuang Pembalut secara benar dan tidak dibuang sembarangan
3. Menanyakan keluhan yang dirasakan
Menanyakan apakah merasakan nyeri di Perut, Pusing atau badan sakit (pegal-pegal). Nah, ternyata dia tidak mengalami ini semua. Tadinya mau aku jelaskan tentang PMS ini, namun karena dia mengalami akhirnya langsung penjelasan tahap selanjutnya.
aprilhatni.blogspot.com 4. Apa itu Menstruasi?
Menjelaskan bahwa Menstruasi adalah proses yang dialami oleh semua Wanita untuk menjadi dewasa. Ditandai dengan keluarnya darah, yang dinamakan darah Haid. Dan artinya kamu sudah Baligh/dewasa.
5. Bagaimana cara menjaga kebersihan saat Menstruasi?
Mengingatkan untuk selalu mencuci tangan setiap kali mengganti dan membuang Pembalut. Dan selalu mengganti Pembalut saat penuh, jika tidak maka akan tumbuh Jamur dan Bakteri di sekitar Vagina.
6. Kapan saatnya mengganti Pembalut?
Memberitahukan bahwa Pembalut bisa diganti tiap 3-4 jam atau sekiranya perlu diganti (jika Pembalut sudah penuh). 7. Mengajarkan tentang larangan bagi seorang muslimah saat Menstruasi
Seperti dilarang Sholat, Puasa, masuk Masjid maupun memegang Al Qur'an. Namun ia sudah paham, karena di TPA sudah diajarkan tentang hal itu. 8. Mencatat Hari, Tanggal dan Tahun mulai Haid hari pertama dan terakhir
Hal ini berkenaan saat mengqodho Puasa Ramadhan setelah Haid berakhir dan sebagai catatan baginya untuk mengetahui siklus Haid.
9. Bagaimana tata cara Mandi Wajib (Junub) yang benar?
Sebagai seorang muslimah, tentunya kita harus mengikuti apa yang diperintahkan oleh Allah, yaitu mandi wajib setelah selesai Haid. Prista saya minta untuk browsing sendiri mengenai doa/niat (versi latin) mandi wajib, kemudian ditulis di buku untuk diamalkan saat mandi wajib nanti. Untuk tatacara sepertinya masih ingat, karena sudah diajarkan di TPA.

10. Konsumsi makanan yang mengandung Zat Besi
Selalu memotivasi agar mau mengonsumsi sayuran hijau, salah satunya Bayam. Kebetulan Prista susah sekali makan sayur, dan kemarin akhirnya dia mau setelah dijelaskan bahwa salah satu fungsi Bayam adalah untuk menjaga stamina tubuh agar tetap Fit dan tidak gampang lemas karena banyak darah yang keluar selama Haid.


Referensi: www.hellosehat.com
Pinterest
April Hatni
Saya adalah seorang ibu dari dua anak dan sekarang domisili di Qatar. Saya sangat tertarik dengan Design, Parenting dan Psikologi.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter