Bersama Keluarga Menuju Surga - Kajian Islam

Bersama Keluarga Menuju Surga

BERSAMA KELUARGA MENUJU SURGA

Oleh: Ustaz DR Imam Zamroji MA
Di tengah kesibukan, kita jangan sampai kehilangan orientasi. Dari mana dan akan ke mana kita setelah hidup di dunia.
Hadist Arbain ke 40
Jadilah engkau di dunia hidup seperti seorang asing atau Musafir”

Jika dunia bukan negeri domisili dan tempat yang abadi bagi orang Mukmin, maka orang Mukmin harus bersikap dengan salah satu dari dua sikap: (ibaratnya)
1. seperti orang asing yang menetap di negeri asing dan obsesinya (tujuan dan cita-citanya) ialah mencari bekal untuk pulang ke tanah airnya.
2. seperti orang yg sedang menyebrang jalan

Rumah kita sesungguhnya bukan di dunia, melainkan rumah kita hakikatnya ada di Surga
Ibnu Qayim Al Jauziyah: nenek moyang kita Nabi Adam dan Hawa berasal dari Surga, karena itu kita harus terobsesi untuk kembali ke sana. Hal ini tertuang dalam QS Al Hajj: 47.

Permasalahannya adalah kita nanti pulangnya ke mana? Surga/Neraka
Oleh karena itu, kita harus punya Visi.
Visi hidup kita apa?
1. Bekerja untuk pulang ke Surga
2. Membangun Rumah Tangga untuk pulang ke Surga
Orientasi untuk menuju Surga bukan meninggalkan dunia. Bukan berarti miskin di dunia.
10 sahabat yang dijamin masuk Surga dan kesemuanya kaya diantaranya adalah Abu bakar, Umar, Usman Bin Affan, Abdurrahman Bin Auf.

Tidak akan berkurang harta seseorang dengan berinfaq atau bersodaqoh.
Saat ini banyak orang yang kehilangan orientasi karena tipuan dunia. Paginya beriman sorenya kafir. “Yakinlah rezki ada di tangan Allah”.

Mengapa diibaratkan seperti orang yang sedang menyebrang jalan (tengok kanan tengok kiri)? Maksudnya Hidup ini perlu ilmu dan kehati-hatian.
Imam Bukhari: ilmu sebelum kata dan tindakan dan setelah ada ilmu harus ada keberanian.
Hidup ini pendek ibarat sependek orang menyebrang jalan.
Jika dalam satu keluarga sudah punya satu visi seperti ini antar anggota keluarga saling mengingatkan untuk masuk Surga.


Qs At Tur : 21
Menasehati anak sebaiknya: agar menjadi orang yg beriman dan memiliki visi masuk surga
Bukan cuma untuk mendapatkan pekerjaan yang baik sehingga bisa memiliki materi yang banyak”.
Mari kita satukan Visi:
“Hidup ini untuk pulang kampung ke Surga”.


Sesi pertanyaan
Bagaimana cara menyiapkan anak-anak (kebetulan anak saya 2, 12 th dan satunya hampir 10 th) dalam kaitannya mewujudkan misi kita.
Jawab:
Kita tanamkan Tauhid kepadanya, bahwa apapun yang kita miliki dan kita dapatkan semata-mata datangnya dari Allah ta'ala.
Contoh:
Jika anak kita mendapatkan nilai yang bagus, memang perlu diapresiasi serta mengingatkan kepada anak kita bahwa semua itu hanya karena Allah, jika Allah tidak berkehendak walaupun sepandai apapun kita, maka tidak akan terjadi.

Salah satu cara mewujudkan misi kita ke Surga adalah dengan berinfaq.
Hendaknya kita bisa mengajak anak-anak kita untuk berinfaq setiap harinya. Bukan dari jumlahnya, melainkan kosistensinya.



April Hatni
Saya adalah seorang ibu dari dua anak dan sekarang domisili di Qatar. Saya sangat tertarik dengan Design, Parenting dan Psikologi.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter