Melatih Kemandirian Hari ke-9

Bismillahirohmaanirrohim…

Berikut record aktivitas hari ini:
Prista (10 tahun)
Alhamdulillah hari ini kakak sudah mulai latihan untuk skill kedua One Week One Skill. Tepat pk. 06.00 pagi tadi, ia menghampiri saya yang sedari tadi masih bermalas-malasan di atas tempat tidur, maklum hari ini libur...jadi mamak sebisa mungkin meluangkan waktu “me time” untuk me recharge semangat 45 hehe...

Seperti biasa Prista selalu menggunakan bahasa tubuh saat ingin menyampaikan sesuatu, iya memang tipikal dia yang ga terlalu banyak bicara. Oke saya tahu apa maksudnya, segera saya tanya “kakak mau menyetrika sekarang?” Dengan satu anggukan dia menjawabnya. Kemudian saya bantu menyiapkan peralatan untuk menyetrika dan dia mulai mengerjakannya. Hari ini mulai menyetrika yang gampang dulu, maklum masih permulaan. Nampaknya sudah paham dengan kesepakatan dan arahan yang kemarin saya jelaskan. Alhamdulillah lancar dan hari ini pun pure atas kesadarannya sendiri tanpa saya minta ataupun memerintahnya. Semoga konsisten ya Kak!!!

menyetrika
Hari ini saya pun sekalian mengajarkan tentang Pengaturan Suhu. Karena menurut saya pengaturan suhu sangat penting saat menyetrika. Jika terlalu panas dapat menyebabkan kerusakan, sebaliknya jika kurang panas akan membuat pakaian tidak halus. Mengajarinya untuk memilih temperatur yang tepat, sesuai dengan informasi yang tertera di label pakaian.

Aqmar (6 tahun)
Pagi tadi setelah bangun tidur minta ke toilet untuk BAB, didampingi oleh papanya dan sewaktu cebok juga masih dibantu oleh papanya.
Kemudian sewaktu mandi pagi, saya mulai latihkan untuk BAK di WC yang mana biasanya di bath up pas sekalian mandi, hehe…
Dan sewaktu ia melakukan aktivitasnya, sembari saya berikan wawasan padanya kalau buang air (pipis) selalu pada tempatnya, tidak boleh sembarangan.
Adek masih belum bisa melakukannya sendiri secara keseluruhan dan untuk membilas juga masih dibantu. It's Ok adek, nanti latihan lagi...semangat ya anak sholeh!!!

Catatan hari ini
  1. Dalam menanamkan kemandirian pada anak, sebaiknya menghindari perintah karena dapat membuat anak selalu merasa berada di bawah orangtua dan tidak mempunyai otoritas pribadi.
  2. Mengarahkan, mengajar serta berdiskusi dengan anak akan lebih efektif daripada memerintah, apalagi bila perintah tidak didasari alasan yang jelas.
  3. Sikap positif, seperti; memuji, memberi semangat sebagai bentuk dukungan terhadap usaha mandiri yang dilakukan anak.

#HariKe9
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Bunsay4Internasional
#InstitutIbuProfesional
April Hatni
Saya adalah seorang ibu dari dua anak dan sekarang domisili di Qatar. Saya sangat tertarik dengan Design, Parenting dan Psikologi.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter