Fitrah Seksualitas - Sebuah Aliran Rasa

Fitrah Seksualitas - Sebuah Aliran Rasa

Perkuliahan Bunda Sayang Level 11 kali ini tantangannya berbeda dengan level-level sebelumnya. Kami para mahasiswa dituntut untuk belajar dengan cara berbagi ilmu (Teaching by Learning). Para mahasiswa membentuk 10 kelompok untuk mempresentasikan tema yang telah ditentukan. Dan materi Level 11 kali ini tentang Fitrah Seksualitas. Setelah melalui tahap presentasi,  kami para mahasiswa diminta untuk mereview materi yang disajikan masing-masing kelompok pun kelompok sendiri.

➨➨Baik, lanjut mengenai materi Games Level 11.

Alhamdulillah, bersyukur sekali mendapatkan materi ini. Karena pada tantangan level ini benar-benar sangat membuka mata saya selebar-lebarnya. Kaget, takut, sedih, khawatir, ah pokoknya rasanya macem-macem, apalagi saat data mengenai penyimpangan fitrah seksualitas dibeberkan secara nyata. Ngeri banget zaman sekarang, dimana anak-anak sekarang ini menjadi incaran empuk yang mudah dibentuk kepribadiannya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Dari mulai LGBT, kekerasan seksual, pornoaksi, konten pornografi dan lain sebagainya.

Baiklah, dari situ pula saya menyadari kalau saya tidak bisa menghadapi sendirian. Saya butuh seseorang yang bisa jalan satu visi-misi untuk menghadapi tantangan di zaman yang subhanallah mengerikan, yah sangat mengerikan. Siapakah itu? tak lain adalah Suami atau Papanya anak-anak.

Perannya kedua orang tua yaitu Ayah dan Ibu sangat menentukan terbentuknya Fitrah Seksualitas pada Anak. Ayah ternyata memiliki peran yang sangat besar dalam menguatkan Fitrah Seksualitas ini. Anak perlu melihat sosok Maskulin dari Ayah dan Feminin dari Ibu, sekaligus. Bagaimana maskulin mengambil keputusan, dan bagaimana feminin dengan penuh kelembutan mendukung maskulin.

Akhirnya para orang tua yang harus belajar. Belajar menjadi contoh yang benar di hadapan anak-anak. Bagaimana bersikap sebagai Ibu yang feminin, lemah lembut, dan patuh pada suaminya. Namun tetap mampu menjaga diri, mempertahankan harga diri ketika di luar lingkungan keluarga.

Dan Ayah pun belajar untuk bersikap maskulin, bagaimana bertanggung jawab, dan memperlakukan wanitanya dengan baik dan mulia. Semua sikap Ibu dan Ayah akan menjadi contoh untuk anak-anaknya. Saya akui upaya kami baru setengah jalan. Namun kami berharap dengan diiringi doa juga semoga upaya ini mampu mengokohkan anak-anak agar tumbuh sesuai dengan fitrah seksualitasnya, dan mampu menghadapi segala rintangan di luar sana.

Semoga Allah Azza wa Jalla mempermudah langkah kami. Aamin ya Rabbal Alamin...

#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#AliranRasa
#kuliahbundasayangIIP
#Bunsay4Gabungan3
April Hatni
Saya adalah seorang ibu dari dua anak dan sekarang domisili di Qatar. Saya sangat tertarik dengan Design, Parenting dan Psikologi.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter