Mengamati Gaya Belajar Anak Hari ke-5 (Reading)

Bismillahirohmaanirrohim ... Membaca adalah jendela dunia, maksudnya orang yang suka membaca pasti memiliki wawasan yang lebih luas daripada mereka yang tidak. Dikutip dari laman ini bahwa membaca memberikan pengaruh positif pada otak anak yang sedang berkembang. Bahkan, pengaruhnya juga bisa didapatkan sejak bayi saat mereka masih belum bisa membaca, tapi dibacakan cerita oleh orangtuanya.
Buku yang terdiri dari rangkaian kata, angka, gambar dan elemen lain, mampu mengembangkan keterampilan anak dalam berpikir. Ini memengaruhi bagaimana cara mereka berbicara, memecahkan masalah, menulis, bahkan memperoleh pengalaman.
Selain itu, bahwa buku-buku fiksi merangsang anak untuk mengenali emosinya sendiri serta orang-orang di sekitarnya. Bahkan, anak-anak yang menyukai buku-buku fiksi cenderung memiliki imajinasi yang tinggi dan ide-ide kreatif. Sementara anak-anak yang sering membaca buku-buku nonfiksi, bisa membangun citra diri yang kuat, percaya diri, dan berwawasan tinggi.
Nah, di hari kelima kali ini saya ingin mengamati gaya belajar Prista saat membaca buku. Membaca juga merupakan kegiatan favorit Prista, kegemarannya dengan buku ini semenjak dia berada kelas 4. Ini memang salah satu target kurikulum di sekolahnya, dengan mewajibkan anak-anak ke perpustakaan, meminjam buku dan dibawa pulang untuk dibaca. Biasanya buku yang dibawa pulang adalah bergenre fiksi. Dan setiap hari harus ada laporan yang ditulis melalui buku penghubung (Diary Book) untuk disetorkan kepada guru kelas. Oh ya, kami juga sering mengajaknya ke Perpustakaan Kota dua kali per bulan, karena di Perpustakaan Kota varian buku lebih banyak. Dengan harapan semakin bertambahnya referensi buat Prista.
Sore ini setelah mengerjakan homeworknya, Prista membaca buku yang dibawa dari sekolah tadi. Saya mengamati dari dapur, nampak dengan serius dia membaca dan membukanya halaman per halaman. Dia memilih tempat yang tenang, tanpa ada suara yang berisik. Ini terlihat saat berpindah tempat (yang tadinya berada di ruang tengah) ke ruang komputer. Iya memang di ruang tengah adiknya sedang belajar dengan papanya dan di sini memang suasananya berisik, makanya dia pindah tempat yang lebih tenang. Terlihat serius tapi santai, karena sesekali dia menggerakkan mulut namun tidak bersuara dan kakinya suka berpindah-pindah.

#harike5
#Tantangan10hari
#Gamelevel4
#Gayabelajaranak
#kuliahbunsayIIP
April Hatni
Saya adalah seorang ibu dari dua anak dan sekarang domisili di Qatar. Saya sangat tertarik dengan Design, Parenting dan Psikologi.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter