Header April Hatni

Tren Live Streaming di Era Pandemi

tren live streaming era pandemi

Live Streaming
saat ini memang menjadi tren dan digandrungi oleh banyak orang, seolah sudah menjadi kebutuhan di zaman sekarang ini (di era pandemi). Karena metode ini sangat mendukung dan menunjang aktivitas yang bertujuan agar bisa berbagi banyak hal dengan orang lain secara langsung melalui platform tertentu. Oleh karena itu, live streaming dinilai efektif dan bisa dilakukan saat ini.

Perkembangan teknologi media baru selalu menawarkan berbagai inovasi baru bagi para penggunanya. Salah satu perkembangan dari media baru yang sangat dekat pengaruhnya dengan masyarakat adalah perkembangan di media sosial.

Fitur live streaming merupakan inovasi terbaru di media sosial yang berusaha menjawab evolusi di media baru yang saat ini mengarah pada “go live”. Penyebaran konten/informasi yang dilakukan secara “live” mengutamakan unsur kecepatan penyampaian informasi, dan real time.

Situs web pertama adalah halaman teks sederhana dengan mungkin satu atau dua gambar. Namun, saat ini, siapa pun dengan koneksi Internet yang cukup cepat dapat melakukan streaming film definisi tinggi atau melakukan panggilan video melalui Internet. Ini memungkinkan karena adanya teknologi yang disebut streaming.

Apa itu Streaming?

Streaming adalah transmisi file audio atau video secara terus menerus dari server ke klien. Dalam istilah yang lebih sederhana, streaming terjadi ketika konsumen menonton TV atau mendengarkan podcast di perangkat yang terhubung ke Internet.

Dengan streaming, file media yang diputar di perangkat klien disimpan dari jarak jauh, dan dikirim beberapa detik setiap kali melalui Internet.

apa itu streaming
Streaming biasanya orang menyebutnya siaran langsung. Namun, streaming itu sendiri dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Pre-record Streaming

Sebuah acara yang sudah direkam, lalu dishare/transfer ke media/platform tertentu, sehingga para peminatnya bisa menyaksikan kapanpun sesuai kebutuhan mereka. Salah satu contohnya adalah Netflix.

2. Live Streaming

Adalah konten video yang disiarkan langsung melalui internet, dimana kita tidak perlu melakukan editing dan post production. Live Streaming ini bersifat interaktif.

Jika Anda melakukan live streaming di sosial media, maka followers akun Anda juga akan mendapat notifikasi setiap kali Anda melakukan live streaming, baik di Instagram, Facebook maupun YouTube.

Live Streaming
merupakan salah satu jenis content marketing dan diperlukan untuk mencapai sebuah goals. Tidak hanya memberikan informasi kepada Audience dan sesi Question & Answer saja.

Mengapa Live Streaming menjadi tren?

Live Streaming saat ini semakin populer dan diminati banyak orang, meskipun sebenarnya sudah menjadi tren semenjak 2018 silam. Namun ternyata, semakin hari semakin banyak peminatnya, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, mengapa?

Dilansir dari cnnindonesia.com, e-commerce live streaming di Indonesia dilaporkan meningkat secara signifikan selama pandemi Covid-19.

UC Browser mencatat pemain e-commerce ternama di Indonesia seperti Shopee dan Lazada menggunakan platform live streaming sebagai alat promosi penting untuk mendorong konversi pesanan sekaligus menciptakan pengalaman live streaming demi meningkatkan interaksi pelanggan.

Yah, seperti yang telah kita ketahui bersama, semenjak pandemi melanda dunia, hal ini memaksa semua orang untuk memindahkan semua aktivitas di dalam rumah. Sekolah, belajar dan bekerja dari rumah. Kondisi pandemi seperti saat ini juga tidak memungkinkan mengadakan acara offline secara langsung, dan melibatkan banyak orang.

Selain itu, kegiatan pun dilakukan sebagian orang yang mempunyai tujuan agar lebih produktif di rumah dan atau untuk mengurangi rasa bosan selama di rumah. Salah satunya jalan adalah dengan melakukan live streaming ini. 

mengapa live streaming menjadi tren

Adapun keuntungan dari live streaming selain yang tersebut di atas, yaitu:

1. Bisa menjangkau banyak Audience

Live streaming memungkinkan untuk bisa menjangkau banyak audience, karena bisa diakses dimanapun, antar wilayah juga antar negara. Jumlahnya memang tidak bisa dipastikan, namun peluang lebih besar untuk disaksikan banyak orang.

2. Memberikan konten yang Fresh

Live streaming memberikan kesan baru yang fresh dan spontan secara real time. Dengan berbagi berita menarik yang sedang ngehits (terkini). Contohnya; promosi, inspirasi, berita dan info produk secara langsung.

3. Membangun Brand Personality

Dalam hal ini, live streaming tidak perlu melalui proses merekam dan edit, sehingga menunjukkan hal yang kurang sempurna. Dan, itu adalah salah satu keunggulannya.

Ketidaksempurnaan menunjukkan bahwa brand ini nyata. Audience senang melihat orang-orang nyata di balik sebuah brand dan bisnis. Kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi menunjukkan sisi manusiawi dari brand tersebut.

4. Kemampuan mengadakan sesi Question & Answer

Tidak dipungkiri, pengguna internet dan media sosial saat ini merupakan generasi milenial, dan Gen Z, yang mana sebanyak 80% pengguna lebih menyukai live streaming daripada membaca artikel teks maupun blog. (Sumber: livestream.com)

Untuk itu, perlunya mempersiapkan konten video yang terbaik dan melakukan sesi Q & A, sehingga bisa membuat penonton selalu antusias, merasa lebih dekat dengan broadcaster.

Pada saat live streaming inilah hal tersebut bisa kita lakukan, berinteraksi langsung dengan Audience dan pertanyaan bisa langsung dijawab melalui video.

Platform Live Streaming

Platform yang sering digunakan saat ini, diantaranya; Facebook, Instagram, Youtube dan Twitter.

platform live streaming

1. Facebook

Facebook merupakan platform yang paling banyak digunakan untuk live streaming. Platform ini memungkinkan pengguna untuk berbagi konten di Facebook sesuai selera teman dan pengikut. Kebanyakan mereka suka melakukan live streaming di platform ini dari profil, halaman, serta tokoh masyarakat mereka.

Selain itu, keunggulan dari platform ini adalah terbaiknya adalah kamera yang fleksibel, bisa diatur landscape/portrait, back/front dan juga bisa diintegrasikan dengan platform lainnya.

2. Instagram

Saat ini live streaming dengan menggunakan platform ini pun mulai marak digunakan dan fleksibel. Namun kamera tidak bisa diatur landscape dan belum bisa diintegrasikan dengan platform lainnya.

Pengaturan live video streaming dapat dibilang cukup mudah, karena pengguna hanya perlu menggunakan aplikasi Instagram di smartphone tanpa perlu mendownload aplikasi lainnya.

Instagram Live menempatkan konten ke posisi pertama di stories (bagian atas feed pengguna). Instagram tidak memberikan batas waktu dalam setiap live video streaming yang dilakukan, dan setelahnya video live tersebut dapat kita simpan.

3. YouTube

YouTube merupakan platform live streaming yang populer di kalangan Vlogger. Selain bisa diintegrasikan dengan platform lainnya, bisa juga dimonetisasi. Pembuat konten dapat melakukan streaming langsung di YouTube melalui webcam maupun seluler.

4. Twitter

Twitter adalah platform media sosial yang juga bisa digunakan untuk live streaming. Nama aplikasinya adalah Periscope, namun tidak familiar dan jarang peminatnya. Dan kabarnya, ada pembaharuan per 15 Desember 2020 yang menyatakan bahwa Periscope dan super broadcaster akan ditutup pada 31 Maret 2021. (Sumber: https://help.twitter.com)

***
Referensi:
dewaweb.com
redcomm.co.id
baktikominfo.id
April Hatni
Saya adalah seorang ibu dari dua anak, sekarang berdomisili di Qatar. Saya sangat tertarik dengan Desain, Parenting, dan Psikologi.

Related Posts

Posting Komentar