Selebrasi Hexagon City : Cluster The Magnificent Seven

selebrasi belajar

Alhamdulillah, tak terasa hampir enam bulan lamanya berada di Kelas Bunda Produktif, Hexagon City. Kami yang mempunyai passion yang sama (desain) bertemu dalam satu tim Co Housing. Belajar bersama dengan tim, berkarya dan berdampak. Adapun berbagai karya yang sudah kami ciptakan selama di Hexagon City, diantaranya Spanduk/Banner, berbagai ilustrasi desain, book cover dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain itu, kami juga sudah tuntaskan sebagian project passion yaitu workshop/pelatihan gratis maupun berbayar. Baik untuk para Hexagonia maupun masyarakat umum. Workshop tentang Video Editing dengan menggunakan Canva ini terselenggara selama dua batch, batch pertama diperuntukkan hanya bagi para Hexagonia, sedangkan untuk batch kedua bagi Hexagonia maupun masyarakat umum.

Kini, tiba di penghujung waktu berakhirnya Kelas Bunda Produktif dan kami pun mengadakan selebrasi. Selebrasi Hexagon City, Cluster The Magnificent Seven merupakan sebuah selebrasi belajar warga Cluster The Magnificent Seven di Hexagon City sebagai wujud rasa syukur kami telah menyelesaikan kelas ini dan berhasil melewati berbagai tantangan di dalam Hexagon City.

Kelas Bunda Produktif sebentar lagi memang berakhir, namun untuk Hexagon City baru akan memulai grand launching di bulan ini (Maret 2021). Siapkah menerima tantangan selanjutnya? Yass, insyaAllah. Semoga Allah memudahkan setiap langkah kita. Aamin

Diskusi Cluster

Pada Senin (1 Maret 2021), seluruh warga Co Housing berkumpul ke dalam satu WAG “Selebrasi Cluster” untuk menentukan tema selebrasi yang akan diselenggarakan pada tanggal 6, 8 dan 9 Maret 2021.

Cluster The Magnificent Seven ini terdiri dari 4 Co Housing Kerajinan Tangan dan 3 Co Housing Desain, yang didalamnya terdapat 65 orang Hexagonia. Adapun Project Passion dari cluster ini, diantaranya; berbagai macam produk Craft (Project Passion CH Kerajinan Tangan), Pelatihan Desain, Jasa Desain dan Produk Desain (Project Passion CH Desain).

Mbak Syafiah selaku leader cluster, saat itu langsung gerak cepat memimpin diskusi di WhatsApp Group. Beberapa Hexagonia memberikan pendapatnya masing-masing mengenai tema yang diusung saat selebrasi nanti. Ide/tema yang pertama muncul adalah membuat video kabaret gabungan dari beberapa Co Housing. Kemudian disusul dengan ide kedua, yaitu membuat Kolase Karya di Hexagon City sesuai Project Passion masing-masing Co Housing. 

ide selebrasi belajar

Ide ini langsung mendapatkan tanggapan dari leader cluster maupun member/partisipan lainnya dan mayoritas mereka menyetujui ide tersebut. Tema sudah ditentukan, selanjutnya menentukan konsep dari selebrasi tersebut (live atau bukan). Jika live, maka ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Diantaranya menyiapkan perangkat, perlengkapannya dan juga tim/panitia (operator, MC dan sebagainya).

Akhirnya kami memutuskan untuk memilih Streamyard sebagai perangkat saat live nanti. Meskipun ada beberapa member sudah familiar dengan perangkat ini, namun Mbak Syafiah (selaku leader) langsung menunjuk/minta tolong Una sebagai operator dan Manda sebagai MC nya. Penunjukkan ini pun bukan tanpa alasan, bahwa Una pernah membahas tema ini saat menjadi speaker pada Virtual Conference Hexagon City bulan lalu.

Selebrasi Cluster The Magnificent Seven

Setelah mendaftarkan pada pihak Marcomm (Marketing & Communication Manager Hexagon City), akhirnya mendapatkan jadwal untuk selebrasi di hari Selasa, 9 Maret 2021. WhatsApp Group Cluster kembali mengadakan diskusi lagi mengenai tema selebrasi yang ditayangkan di hari tersebut. Beberapa member mengusulkan dan pada akhirnya ide mulai mengerucut, sehingga kami memutuskan “Creative Party” sebagai tema Selebrasi Cluster The Magnificent Seven di Hexagon City.

Adapun rundown dari selebrasi tersebut, diantaranya; pembukaan oleh MC, sambutan dari Cluster Leader, disusul parade karya masing-masing Co Housing, dan yang terakhir adalah video kabaret masing-masing Co Housing. Video kabaret masing-masing Co Housing dengan berbagai tema unik dan seru. Ada yang mengangkat tema parade persiapan Pitching Day oleh tim Hexa Palette, kompilasi pembuatan oleh Tim Feducard, kompilasi pembuatan sticker oleh tim Sasana Upangga, kompilasi menerima orderan, kompilasi pengerjaan Project Passion dan kehebohan saat persiapan virtual conference oleh tim Kerajinan Tangan.

action selebrasi belajar

Dan untuk Co Housing kami (Hexa Palette Studio) menentukan tema video parade persiapan Pitching Day. Memang saat itu kami bertanya-tanya ketika mendengar kata/istilah Pitch Deck dan Pitching Day. Kami saat awam dengan istilah tersebut dan belum ada satupun teman satu Co Housing kami yang paham dengan istilah ini.

Sejak mulai menyatukan pemahaman konsep, lalu mencoba mengerjakan bersama-sama, presentasi yang sempat mengalami gangguan teknis dan segala macam kisah tentang pitching ini tidak bisa terlupakan hingga saat ini.

Diskusi Tim Hexa Palette

Jumat, 5 Maret 2021 kami mulai diskusi di WhatsApp Group Co Housing tentang persiapan kebutuhan untuk selebrasi cluster. Mulai menuliskan to-do list hingga konsep video kabaret yang akan ditampilkan saat selebrasi nanti. Ada dua hal yang perlu kami persiapkan saat itu, yaitu video parade karya CH dan video creative party dengan tema persiapan Pitching Day.

Mulai penyusunan script oleh Alisa dan Mellysa, pengumpulan video masing-masing member lalu proses penyatuan video/kompilasi oleh Asti dan Azizah. Aku yang terlalu sibuk dengan urusan pribadi dan domestik, serta jarang online, begitu online terus dapat kiriman chat dari Alisa sempat kaget dan terhenyak. Waduh! Seperti biasa panik dulu sebelum membaca keseluruhan, apalagi lihat deadline pada hari tersebut harus dikumpulkan pada pukul 18.00 WIB atau 14.00 waktu Qatar.

Aku kembali lagi mencerna chat di WhatsApp Group dan sambil berpikir akting yang aku tampilkan di video nanti. Saking khusyuk membaca chat, ternyata waktu yang tersedia hanya tinggal beberapa jam saja. Tidak menunggu waktu lama, aku pun segera bersiap, mulai cuci muka dan sedikit memoles muka biar nggak terlihat pucat. Saat proses persiapan mulai menentukan kostum (baju dan jilbab) aha! aku menemukan ide.

Sesuai script yang telah ditentukan, di mana aku harus berakting layaknya orang yang bingung dengan istilah Pitch Deck dan akhirnya berhasil menemukan solusinya dengan mencari informasi tersebut melalui Youtube. Akhirnya, dari script tadi aku mulai terpikir konsep akting untuk video nanti.

Apa itu? Di sini aku berakting pura-pura sedang kerja di kantor dan mendapatkan chat/pesan dari salah satu teman CH yang menanyakan tentang Pitch Deck, kemudian aku sempat bingung dan akhirnya mendapatkan solusi yaitu dengan membuka YouTube untuk mendapatkan informasinya. Yess! Akhirnya video selesai dibuat, meskipun banyak sekali drama di balik itu semua
April Hatni
Saya adalah seorang ibu dari dua anak dan sekarang domisili di Qatar. Saya sangat tertarik dengan Design, Parenting dan Psikologi.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter